Persekutuan Perdata, Firma, dan CV

Posted: May 28, 2012 in Analisis, Hukum
Perbedaan Persekutuan Perdata Firma CV
Pengertian Perjanjian antara dua orang atau lebih yang saling mengikatkan dirinya untuk memasukkan sesuatu ke dalam persekutuan dengan maksud untuk membagi keuntungan (manfaat) yang terjadi karenanya (pasal 1618 KUHPerdata). Sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemiliki firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan. Suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin
Cara mendirikan  Konsensual (pasal 1624 KUHPerdata)Akte Notaris: dimaksudkan untuk menghindari dari persengketaan atau perselisihan di kemudian hari mengenai tanggung jawab, pembagian hal dan kewajiban masing-masing pihak Dengan akta otentik, apabila tidak memakai akta otentik maka firma tersebut tidak mengkhususkan lapangan usahanya, jadi bergerak disemua bidang. Selain itu jangka waktunya tidak terbatas dan tidak ada sekutu yang dikecualikan (pasal 22 KUHD) 1. Konsensual2. Akta otentik
Pengurusan  1.Pengangkatan: disebutkan dalam anggaran dasar sehingga mempunyai kewenangan yang mutlak dalam pengurusan persekutuan. Pengecualian bagi sekutu mandater yang diangkat dengan surat kuasa, dimana telah terdapat akta dahulu baru pengangkatan sekutu mandater.2.Tidak melalui pengangkatan: semua sekutu. Ada yang ditunjuk dalam Anggaran Dasar dan ada yang tidak didasarkan pada pengangkatan.  Sekutu bertanggung jawab atas semua kerugian yang didasarkan atas inbreng.
Ciri-Ciri
  • Tidak mempunyai nama bersama
  • Tidak ada ketentuan mengenai apa dan berapa modal yang harus disetor.
  • Lapangannya tidak tertentu
  • Para anggota mengatur segala sesuatu berdasarkan persetujuan
  • Perjanjian antar anggota tidak diberitahukan keluar, sehingga tidak tampak oleh umum
  • Menjalankan perusahaan
  • Dengan pemakaian firma (nama) bersama
  • Pertanggung jawaban tiap-tiap sekutu untuk seluruhnya mengenai perikatan dengan firma.
  • Sulit untuk menarik modal yang telah disetor.
  • Modal besar karena didirikan banyak pihak.
  • Mudah mendapatkan kredit pinjaman.
  • Ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yangpasif tinggal menunggu keuntungan.
  • Relatif mudah untuk didirikan.
  • Kelangsungan hidup perusahaan Perseroan Komanditer tidak menentu.
Berakhirnya persekutuan
  • Lampaunya waktu untuk mana persekutuan itu didirikan.
  • Musnahnya barang atau telah diselesaikannya usaha yang menjadi tugas pokok persekutuan perdata itu.
  • Kehendak dari seseorang atau beberapa orang sekutu.
  • Salah seorang sekutu meninggal dunia, pailit atau dibawah pengampuan.
  • Lampaunya waktu yang diperjanjikan
  • Pengakhiran oleh salah seorang sekutu
  • Kematian salah seorang sekutu
  • Adanya kepailitan
  • Menjalankan usaha yang tidak sesuai dengan akta pendirian, melanggar kesusilaan atau ketertiban umum berdasarkan dengan putusan hakim
  • Lampaunya waktu yang diperjanjikan
  • Pengakhiran oleh salah seorang sekutu
  • Pengakhiran berdasarkan alasan yang sah
  • Selesainya suatu perbuatan
  • Musnahnya benda yang menjadi obyek persekutuan
  • Kematian salah seorang sekutu
  • Adanya kepailitan atau pengampuan
PertanggungJawaban sekutu Perbuatan hukum seorang sekutu yang dilakukan dengan pihak ketiga hanyamengikat sekutu yang bersangkutan dan tidak mengikat sekutu-sekutu yang lain(Pasal 1644 KUHPerdata), kecuali bila :1.Sekutu-sekutu yang lain telah memberikan kuasa untuk itu.2.Perbuatan sekutu tersebut secara nyata memberikan manfaat bagipersekutuan. Dalam hal pengurus Persekutuan (Pasal 17 KUHDagang), apabila tidak dibuatperaturan-peraturan khusus mengenai cara-caranya mengurus, maka :

  1. Para sekutu dianggap secara timbal-balik telah memberi kuasa supaya yang satu melakukan pengurusan bagi yang lain.
  2. Para sekutu boleh menggunakan barang-barang kekayaan Persekutuan asalkan sesuai dengan tujuan dan kepentingan Persekutuan.
  3. Para sekutu wajib turut memikul biaya yang diperlukan untuk pemeliharaan barang-barang Persekutuan.
  4. Para sekutu tidak boleh membuat hal-hal yang baru terhadap benda-benda tidak bergerak dari Persekutuan, tanpa persetujuan sekutu-sekutu yang lain. Pengurus Persekutuan wajib memelihara harta kekayaan Persekutuan dan mengusahakan agar Persekutuan dapat berjalan lancar sesuai dengan tujuannya
  • Tanggung jawab intern

Sekutu KomanditerTanggung jawab  terbatas pada inberg yang disetor

Sekutu BiasaTanggung jawab secara pribadi untuk keseluruhan, meskipun sekutu tersebut merupakan sekutu yang tidak diperkenankan berhubungan dengan pihak ketiga

  • Tanggung jawab ekstern

Sekutu komplementer yang bertanggung jawab atas hubungan dengan pihak ketiga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s